












|


 
|
Kopi Mencegah Heart Arrhythmia.
Berita baik buat yang doyan minum kopi. Beberapa cangkir kopi sehari mampu mencegah Anda dari gangguan ritmik jantung..
»» naskah lengkapnya
|
|
Periksa Fibronectin Yuuk Bunda.
Setiap bunda pastinya ingin melahirkan bayinya dengan mulus dan lancar. Tentu saja inginnya lahir cukup bulan. Sayangnya ada saja kendala yang menyebabkan seorang ibu melahirkan bayi prematur dan harus dirawat di NICU (Neonatal Intensive Care Unit).
Nah untuk mendeteksi apakah bayi lahir prematur atau normal, kini bisa diketahui sejak awal lho... .
»» naskah lengkapnya
|
|
ASI Lagi ASI lagi.
Kabar baik untuk ibu bekerja yang masih aktif menyusui bayinya. ASI perah yang disimpan dalam refrigerator, mampu bertahan sampai lebih dari 4 hari tanpa mengurangi mutunya. Asalkan disimpan dalam wadah yang steril..
»» naskah lengkapnya
|
|
Warna Warni Kasih Bunda.
Bentuk apresiasi Hari Ibu melalui kegiatan Warna Warni Kasih Bunda,digelar mulai 17-27 Desember 2009 di East Mall Grand Indonesia. Perempuan berkiprah dan berperan ganda bukanlah hal yang asing lagi. Bahkan sosok ibu menjadi agen perubahan bagi dirinya dan lingkungannya untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. .
»» naskah lengkapnya
|
|
|

|
Seledri Menguatkan Memori .
Jangan remehkan seledri. Untuk mempertajam memori Anda, cobalah biasakan mengudap sebatang seledri!
Sebatang seledri setara dengan 6 kalori adalah sumber paling top flavonoid yang dikenal dengan istilah luteolin. Zat ini membantu memperbaiki kinerja otak pada pusat ingatan alias hippocampus. 6 kalori yang sangat berharga!
Inflamasi pada otak akan mengganggu kemampuan memori, mengakibatkan perasaan depresi, mempercepat dementia dan juga berperan menyebabkan penyakit Alzheimer serta berbagai penurunan kinerja otak lainnya.
Bagaimana kalau tak suka seledri. Tak usah cemas, karena kandungan luteloin masih bisa diperoleh dari cabe hijau, cabe rawit, bayam, thyme, teh chamomile dan daun selada (lettuce)
.
»» klik disini
|

|
Waspadai Diabetes.
Hampir 250 juta orang di seluruh dunia mengidap penyakit diabetes. Jumlah ini terus meningkat dari tahun ke tahun, bahkan sebagian besar penderita dari negara berkembang. Kondisi ini amat memprihatinkan karena penderita pun kini lebih banyak dimulai dari usia muda seiring dengan berubahnya gaya hidup dan pola makan yang terjadi pada generasi muda. Perlu perhatian khusus dari para pengambil keputusan untuk mengatasi pengobatannya, khususnya pada mereka yang berpenghasilan rendah dan keterbatasan pada akses pengobatan.
SOURCE: PLoS Medicine, February 22, 2010.
»» klik disini
|

|
|