::. EDUCATION
Elisa Tan Roberts si Bocah Ajaib    Bookmark and Share

Usianya masih balita, namun kecerdasan otaknya sungguh membuahkan decak kagum. Pada usia 2 tahun, 2009 silam, Elise Tan Roberts, terdaftar sebagai anggota termuda pada kelompok komunitas kaum Jenius, Mensa, di Inggris.

Dengan kecerdasannya sebelum usia 2 tahun, bocah imut ini sudah mampu menyebutkan 35 nama ibu kota dan mengidentifikasi tiga jenis segitiga. Tingkat IQnya mencapai 156, lebih tinggi dari Carol Vorderman, ahli matematika dan menjadi host pada Countdown, bahkan hanya terpaut sedikit dengan Einstein. Rata-rata IQ penduduk pada umumnya adalah 100.

Gadis mungil dari Edmonton London Utara ini juga sudah bisa mengeja namanya dengan lantang dan membaca huruf bertuliskan mama dan papa serta menyebutkan alfabet secara benar.

Mensa menerima tertinggi 2 persen populasi berdasarkan IQ dan normal hanya pada anak-anak diatas usia 10 tahun, namun komunitas ini melakukan kekecualian dan menerima Elise karena kecerdasannya yang diatas standar itu. Anak ini 0,2 persen diatas top usianya, menurut professor Joan Freeman, psikolog anak yang biasa mengetes di Stanford-Binet Intelligence Scale untuk mengetes Elise.

Orangtua Elise sudah benar-benar mengidentifikasi kemampuan anaknya dan bisa diterima. Mereka kini menyadari bahwa memiliki tantangan ditangannya untuk membesarkan anak ini dengan tepat.

Ibu Elise, Louise,28 tahun, menyadari putrinya itu sangat berbeda sejak lahirnya. Dia memiliki minat yang tidak biasa terhadap hal sekelilingnya, mampu mengucapkan kata pertamanya pada usia lima bulan dan melangkah pertama saat usia delapan bulan setengah. Bocah mungil ini lahir di London Desember 2006, dan mewarisi darah Inggris, Malaysia, Cina, Nigeria dan Sierra Leone.

Louise Tan Roberts, sang mama, seorang manajer akuntan paruh waktu, mengatakan bahwa dia tidak memaksakan mengajarkan banyak hal pada putrinya itu. Namun anak itu tiba-tiba saja mengatakannya entah darimana dia mendapatkannya. Ayahnya, Edward, 34, seorang konsultan pembelian mobil dan motor, berharap mereka bisa memberikan yang terbaik untuk anak semata wayangnya.

Meskipun kerabat mereka banyak yang bergelar dokter dan ahli hukum, tapi tak ada satupun yang pernah tergabung menjadi anggota Mensa yang bergengsi itu. Menurut prof Freeman, Elise benar-benar mukjizat dan kecerdasannya adalah anugerah. Saat ini Mensa beranggotakan 24 ribu orang yang berada di Inggris dan Irlandia dan ada 900 orang yang usianya di bawah 18 tahun. (ysm/timesonline.co.uk) .
   Bookmark and Share
(Sumber: Redaksi, 29-10-2010 )


kembali ke depan | komentar (0)



Pentingnya Keluarga. Keluarga adalah sarana pendukung untuk meningkatkan ketakwaan, bukan sekadar amanah dan tanggung jawab. Keluarga menjadi modal dan motivator dalam menghadapi berbagai persoalan. Karena itu untuk meraihnya harus ikhlas, ikhtiar, tawakal. Kesuksesan akan mengikutinya. Kumpulan Hikmah dan Motivasi. »» klik disini  Bookmark and Share


MAPS SOLUSI JITU . Belajar MAPS ngga pake ribet. Bisa dilakukan sama yang GAPTEK. Akan diajari membuat bisnis internet, membangun toko online dengan pasif income 24 jam sehari, 365 hari terus menerus MAPS SOLUSI JITU . »» klik disini


» Mengenali Gejala Pre-Diabetes.
» Cegah Stroke Dengan Tomat.
» The Power of Kawaii.
» Mendatangkan Income dengan MAPS.
» Membangun Kesadaran Berkontrasepsi.
» Aishwarya Rai Bachan Jadi Duta PBB Untuk HIV.
» Yogurt Rendah Kalori Cegah Hipertensi.
» Untuk yang GAPTEK di RWP Saja.
» Apa sih MAPS itu.
» Hobi Bisa Mendatangkan Duit.
» Beckham Siapkan Sarapan untuk Buah hatinya.
» Langsing Dengan Ekstrak Biji Kopi.
» Infant Warmer Penyelamat Bayi Prematur.
» Ingin Langsing Cobalah Sarapan Telur.




Copyright (c) 2007 Ottorita Swaniaga 

web stats
  View My Stats


Cheap Cigarettes Online Free Shipping - Buy Now!